Majas Pertentangan
adalah “Kata-kata berkias yang menyatakan pertentangan dengan yang dimaksudkan
sebenarnya oleh pembicara atau penulis dengan maksud untuk memperhebat atau
meningkatkan kesan dan pengaruhnya kepada pembaca atau pendengar”. Yang
termasuk Majas Pertentangan:
Gaya Bahasa Hyper Bola
Hyper Bola adalah
“Lukisan suatu peristiwa atau keadaan sebenarnya yang dilebih-lebihkan”.
Contoh:
Anak yang berjalan itu terlihat
kurus kering
Suara penonton bergemuruh membelah
angkasa
Orang tua itu mabuk
kemenangan
Gaya Bahasa Litotes
Litotes adalah ”Kiasan
yang mempergunakan ungkapan merendahkan diri atau tidak mau menyebutkan yang
sebenarnya”.
Contoh:
Kalau bapak pergi ke Solo,
Sudilah mampir ke gubuk kami
Maukah engkau menerima pemberian
sekedarnya ini?
Apa yang kami lakukan hanya setitik
embun di samudra.
Gaya Bahasa Ironi
Ironi adalah “Kiasan
dengan menggunakan kata yang mengandung arti sebaiknya atau bertentangan dengan
yang dimaksud untuk mengejek atau mencemooh”.
Contoh:
Ah, benar-benar tepat waktu
engkau! Aku sampai bosan menunggumu disini.
Pandai sekali anak itu,
soal yang segitu mudah saja tidak bisa menjawab.
Pabrik gula jauh dari sini yaa?
Manis sekali teh ini.
Gaya Bahasa Paradoks
Paradoks adalah
“Ungkapan berlawanan atau kebalikan yang sebenarnya guna tidak menyakiti hati”.
Contoh:
Dia masih saja kesepian di
tempat yang seramai ini.
Bibi selalu tersenyum
walaupun hatinya terluka.
Dalam perkara korupsi itu, ia jatuh
ke atas hingga ia bebas dari hukuman.
No comments:
Post a Comment